Shalat,
Cerminan Diri Manusia.
Oleh:
Elfa M. Ihsan Al Aufa
A. Pendahuluan
Shalat merupakan pondasi penting yang mengokohkan keislaman dan
keimanan seseorang. Karena sholat merupakan refleksi dari pribadi seseorang,
bagaimana keimanannya, bagaimana akhlaqnya, bagaimana amalnya, semua
ditampilkan melalui sholatnya. Sholat secara bahasa adalah berdo’a, sebagaimana
Firman Allah Ta’ala:
“Dan do’akanlah mereka,
sesungguhnya do’amu menentramkan mereka. Dan Allah itu Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui.” (Q.S. at-Taubah: 103)
Sedangkan shalat menurut syara’
ialah:
عبادة تتضمّن أقوالاوأفعالامخصوصة مفتتحة بتكبيرالله تعالى مختتمة
بالتسليم
“Ibadah
yang mengandung ucapan-ucapan dan amalan-amalan yang khusus, dimulai dengan
mengagungkan Allah ta’ala (takbir), diakhiri dengan salam.”