This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 10 Maret 2016

Benarkah LGBT "Given"?


Rasa cinta, rasa suka, rasa sayang merupakan fitrah manusia. Manusia pada hakikatnya akan mencintai dan ingin dicintai, tidak akan ada satu pun manusia yang dapat terlepas dari fitrahnya tersebut. Begitu pula saat kita mencintai ibu, mencintai ayah, mencintai saudara, mencintai sahabat, kesemuanya merupakan fitrah manusia.

PENGANTAR ISLAMIC WORLDVIEW

       
Perang pemikiran atau ghazul fikri hari ini merupakan tantangan terbesar umat islam. Tantangan pemikiran kontemporer adalah perang nyata di hadapan umat muslim, bukan hanya perang secara fisik dengan senjata di tangan.

Jumat, 04 Maret 2016

Hendak kemana pesantren berlayar dan berlabuh?

Di masa penjajahan, peran penting para ulama dan kyai merupakan pelopor serta ujung tombak perjuangan bangsa. Betapa tidak, mereka yang terlahir dan terdidik dengan Iman juga Taqwa, dibarengi dengan hikmah dan teladan Qur'an Sunnah yang didapatkan dalam pendidikan pesantren berkobar semangat jihadnya.

Kamis, 10 Desember 2015

About Transplantasi Organ^^



TRANSPLANTASI ORGAN
a.Pengertian Transplantasi Organ
Pengertian transplantasi (pencangkokan) ialah pemindahan organ tubuh yang mempunyai daya hidup yang sehat untuk menggantikan organ tubuh yang tidak sehat dan tidak berfungsi dengan baik, yang apabila diobati dengan prosedur medis biasa, harapan penderita untuk bertahan hidupnya tidak ada lagi.
b. Asal Mula Transplantasi Organ
Mengganti organ tubuh yang sakit atau rusak atau tidak berfungsi sama sekali bukanlah inovasi abad modern. Jeff E. Zhorne dalam bukunya “Organ Transplants: How Far Dare We Go?” menyatakan bahwa sejak awal abad ke-8 SM, para ahli bedah hindu telah melakukan transplantasi kulit untuk mengganti hidung yang hilang karena penyakit sifilis, perang fisik, atau hukuman atas suatu kejahatan.[1]

Hukum




A.HUKUM
a.Pengertian Hukum
Hukum menurut bahasa adalah menetapkan sesuatu dengan sesuatu. Adapun menurut istilah adalah khittab  (titah) Allah atau sabda Nabi Muhammmad Saw. yang berhubungan dengan segala amal perbuatan mukallaf,[1] baik itu mengandung perintah, larangan, pilihan, atau ketetapan.

Minggu, 22 November 2015

Hiduplah untuk Mati!

Hiduplah Untuk Mati!
            

Setiap apa yang dimulai pasti akan berakhir, ketika ada garis awal, maka tentu akan ada garis akhir. seperti halnya perlombaan marathon, berlari dari garis start dan berhenti di garis finish, tidak berlari terus menerus, melainkan berlari dengan satu tujuan yaitu mencapai garis finish. Garis akhir saat seorang pelari tak usah lagi berlari. Saat dimana pelari tertawa bangga karena juara, namun terkadang adapula pelari yang murung dan bersedih karena kalah.
            Kehidupan dunia pun begitu, tidak kekal, juga tidak abadi. Kesenangan, kesedihan, musibah, dan ujian seluruhnya akan berakhir, berakhir saat Allah tuliskan kematian untuk kita. Mau apa kita? Apa yang akan kita lakukan saat Allah mengutus malaikatNya untuk menjemput ruh kita, memisahkannya dari jasad?. Akankah kita berlari? Bersembunyi ke ujung bumi? Menutup diri dari sang Ilahi? Tak Mungkin!. Niscaya sebuah hal yang mustahil saat kita berharap mampu berlari dari mati. Tetapi yang terpenting apakah kita akan tertawa bahagia seperti pelari juara saat Allah menjemput dengan kematian, atau malah murung dan bersedih seperti pelari yang kalah.

Minggu, 01 November 2015

Shalat Bag. I



Shalat, Cerminan Diri Manusia.
Oleh: Elfa M. Ihsan Al Aufa
       A. Pendahuluan
Shalat merupakan pondasi penting yang mengokohkan keislaman dan keimanan seseorang. Karena sholat merupakan refleksi dari pribadi seseorang, bagaimana keimanannya, bagaimana akhlaqnya, bagaimana amalnya, semua ditampilkan melalui sholatnya. Sholat secara bahasa adalah berdo’a, sebagaimana Firman Allah Ta’ala:
            Dan do’akanlah mereka, sesungguhnya do’amu menentramkan mereka. Dan Allah itu Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. at-Taubah: 103)
            Sedangkan shalat menurut syara’ ialah:
عبادة تتضمّن أقوالاوأفعالامخصوصة مفتتحة بتكبيرالله تعالى مختتمة بالتسليم
          “Ibadah yang mengandung ucapan-ucapan dan amalan-amalan yang khusus, dimulai dengan mengagungkan Allah ta’ala (takbir), diakhiri dengan salam.”